Showing posts with label persepsi. Show all posts
Showing posts with label persepsi. Show all posts

Monday, August 27, 2012

That's a Real Smile or Fake?

            Smile :)

If someone is smiling, it means they are happy, right? Well, not always!

As human being, we put smile in our faces isn’t only for saying “We are Happy”. Somehow, there’s other reason that can’t be said, then we need to smile which make us “appear” happy. Sometimes, people smile just because they want to be polite and don’t want to explain anything- whether or not. Isn’t it kinda “fake”? Should we being a nice pretender?

Wednesday, June 6, 2012

Bebas atas hidup kita sendiri


“Saya telah membebaskan diri dari penilaian orang lain ataupun menggantungkan hidupku atas penerimaan orang lain terhadapku”
Kalimat di atas mudah untuk di ucapkan tapi memerlukan banyak masalah terlebih dahulu untuk diselesaikan dan barulah bisa memahami maknanya. Ya, sebagai mahasiswi yang notabene mengambil jurusan bahasa dan seni khususnya bahasa inggris, saya tahu benar bahwa di dalam sebuah kalimat mengandung berbagai makna tergantung dari persepsi atau cara pandang setiap orang yang tidaklah sama satu dengan yang lainnya.

Tuesday, April 3, 2012

Cara Pandang Kita kah ?????????????

Alkisah saya memulai tulisan saya ini dikarenakan adanya sentilan dalam hati yang seakan-akan memacu saya untuk merangkai kata-kata berdasarkan persepsi saya sih... bagi kalian yang gak sengaja nyasar ke blog nista ini, maaf2 yak saya gak ikut nanggung dosanya.. ahahahaa :D 

Sebenarnya saya mulai bosan dengan acara televisi kita yang di dominasi oleh tayangan2 yang kurang mendidik atau tepatnya kepada semakin sedikitnya acara2 yang bersifat lebih edukatif bagi pemirsanya. Jujur saya bukan tipe orang yang suka nonton televisi, bahkan bisa di bilang seminggu sekali saya menonton acara televisi. Tidak lain dan tidak bukan satu2nya alasan adalah banyaknya iklan yang aneh2 bahkan cenderung tidak masuk akal ( contohnya sosis "So N*ce" , meskipun saya orang Indonesia tapi saya tidak makan sosis So Ni.............. *sinyal hilang* ) , saya lebih suka membaca berita lewat koran, account  jejaring sosial atau artikel2 dari buku, yang jadi permasalahan di sini bukan saja acara televisinya tapi respon dari berbagai pemirsanya yang bisa di katakan "latah" terhadap iklan televisi. Kita ambil contoh saja si "Afika" , oke pasti dalam benak kalian gak asing dengan nama ini, karena namanya banyak di dengung-dengungkan di media cetak maupun media elektronik.